Cerita Anak Rambut Gimbal Dieng - Wisata Dieng

Cerita Anak Rambut Gimbal Dieng – Asal Usul Dan Kisah Masyarakat Dieng

Cerita Anak Rambut Gimbal Dieng serta asal usul bagaimana kisah yang sebenarnya dan menguak misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang, inilah yang sekarang menjadi pertanyaan begitu banyak Orang ( Bagaimana Bisa Terjadi ? ) kami akan mencoba menulis kisah ini dan kami dapat Sumber dari beberapa Sesepuh ( orang yg di Hormati ) Dataran Tinggi Dieng, masyarakat, Budayawan, dan Orang Tua Anak dan langsung terhadap Anak yang berambut Gimbal,

Cerita Anak Rambut Gimbal Dieng

Cerita Anak Rambut Gimbal Dieng

Awal Mula Cerita Rambut Gimbal

Enam ratus tahun lalu ketika Dieng masih banyak di Diami Dewa Dewi Hindu ( Menurut Umat Agama Hindu ) seorang utusan dari Kerajaan Mataram Kuno di perintahkan untuk membuka Dieng dan memperluas kekuasaan Mataram, Bersama istrinya Nyi Roro Ronce, kedua Pasangan ini di utus dari ilham yang mereka peroleh dari nyi Kidul, untuk mendiami daerah sepi di tengah Pulau Jawa, kedua Pasangan ini megetahui akan adanya Anak yang rambutnya Gimbal ( Gembel Bhs Jawa ), sejak saat itu mulai di catat tentang fenomena Anak Berambut Gimbal, dan di percayai semakin banyak Anak yang berambut Gimbal akan semakin makmur  dan kesejahteraan untuk masyarakat Dieng.

Enam Abad kemudian Anak berambut Gimbal masih di temui di dataran tinggi Dieng dan hingga Sekarang, Anak berambut Gimbal bisa di temukan di dataran tinggi Dieng, Kaki Gunung Dieng meliputi kec Kejajar, Garung dan Batur, dan di daerah lereng Gunung Sindoro Sumbing yg menjadi perbatasan Wonosobo – Temanggung, anak yg berambut Gimbal tidak megetahui dari ras, suku / keturuna, jadi Anak yang berambut Gimbal di percayai sebagai anak pilihan, yang mendapat titipan Rambut Gimbal yang nantinya akan di minta kembali.

Awal Mula Munculnya Rambut Gimbal

Dari pertama di ketahui, di catat hingga sekarang kejadian yang Aneh dan Fenomena ini masih terjadi, setiap Anak yang menjadi Pilihan dan akan berambut Gimbal, rata rata munculnya rambut tersebut di awali dari Demam yang sangat tinggi, barulah muncul rambut Gimbal, rata rata pertama munculnya rambut tersebut dari Anak berumur 7bln hingga 2 tahun, jadi tidak dari lahir,

Pengaruh Dan Perbedaan Anak Rambut Gimbal Dan Anak Normal

Banyak pertanyaan ? bagaimana mereka semua Anak berambut Gimbal beradaptasi dan bergaul sehari hari di tengah tengah masyarakat dengan anak yang berambut Gimbal ? untuk keseharian mereka tetap sama dengan anak yang Normal dan tetap bermain bersama sama seperti hal layaknya anak biasa dan tidak ada kecemburuan, terkucilkan bahkan ejekan, sama sekali tidak ada, tapi ada perbedaan atara mereka yang cukup berlawanan dalam hal keseharian mereka, jika anak Normal mungkin semua tau bagaimana kehidupan mereka sehari hari, dan jika Anak yang berambut Gimbal banyak sekali perbedaan seperti : Mereka Nakal, Usil, Jarang Sakit, Aktif, Pemarah, dan semua Keinginan mereka yang harus di berikan atau di penuhi, jika mereka menginginkan sesuatu, fenomena ini dan sifat anak tersebut akan hilang dengan sendirinya dan seperti anak Normal lainya jika Rambut mereka sudah di Potong. ( semua terjadi seperi itu )

Kapan, bolehkah dan Bagaimana Rambut Gimbal Di Potong ?

Semua Anak yang berambut Gimbal akan melakukan prosesi pemotongn rambut Gimbal, ( di percayai rambut tersebut akan di minta kembali ), untuk Kapan pemotongan rambut Gimbal tersebut tidak menentu, megikuti dari masing masing Anak, Bagaimana Caranya ? di Wilayah dataran tinggi Dieng di percayai bagi mereka yang memiliki anak berambut Gimbal, ketika rambut Gimbal tersebuat akan di Minta kembali harus dengan melalui Prosesi Pemotongan rambut Gimbal ( Ruwatan ), dan setelah melakukan Prosesi Ruwatan rambut Gimbal tersebut di Larung ( di Hanyutkan ), dan ada beberapa tempat untuk melarung rambut Gimbal tersebut ( Telaga Warna, Sungai Serayu, dan ada yang di Telaga Menjer ), Untuk kapan waktunya harus di lakukan Ruwatan ternyata harus Anak itu sendiri yang menentukan dan akan di iringi Permintaan yang mereka inginkan apapun itu, biasanya para orang tua yang anak mereka berambut Gimbal akan selalu menanyakan ke si Anak tersebut ( pagi hari ketika bangun tidur ) dan pertanyaan tersebut berbunyi ” Gimbal nya Minta Apa ” setelah anak tersebut menjawab ( Keinginan Anak ) dan berulang ulang, ternyata permintaan nya sama berarti Rambut tersebut sudah bisa di Ruwat dan di Larung,

Keunikan Yang Belum Bisa Di Ungkap Hingga Sekarang

Hampir dan bahkan Semua anak yang berambut Gimbal ketika rambut tersebut di potong dan tidak melalui Prosesi Ruwatan dan Permintaan si anak tidak di penuhi rambut tersebut Akan Muncul Kembali, dan Sebaliknya ketika sudah melalui Ruwatan rambutnya di potong dan di larung, beserta Permintaan anak di Penuhi ternyata Rambut mereka Tumbuh Normal seperti rambut biasa ( keanehan namun terjadi ), dan Penelitian secara Ilmiah ( medis ) Pun belum menemukan penyebab secara Pasti, kenapa rambut mereka bisa Gimbal,

Ruwatan dan Prosesi Pelarungan

Dengan adanya Anak Anak yang berambut Gimbal di Dieng akhirnya Pemda setempat dan beberapa elemen Masyarakat membuat acara Ruwatan yang di namakan Dieng Culture Festival  ( acara Masal ), dan juga ada yang melakuakan acara Ruwatan sendiri di Rumah mereka masing masing, dan acara tersebut sekarang menjadi Event tahunan di Wisata Dieng yang cukup Megah dan banyak sekali Wisatawan yang menyaksikan langsung Prosesi Ruwatan,

Mengulas tentang Wisata Dieng tiada hentinya, di Dieng merupakan sebuah tempat yang Elok bagi pendatang, menantang bagi peneliti, dan tempat yang jarang bisa di jumpai dari keindahan Alam, Misterius, dan Cultural, Wisata Dieng bisa menjadi sebuah tempat yang bisa menjadi tujuan anda selanjutnya.

Minta Harga

TERIMAKSIH ATAS PARTISIPASI ANDA

Saran Untuk Di Baca Juga